Sabtu, 11 Februari 2012

Nilam Aceh akan Dipatenkan

Harga Minyak Nilam Bisa Tembus Rp 1 Juta

Wagub: Nilam Aceh akan Dipatenkan

BANDA ACEH - Harga minyak nilam diprediksi bisa mencapai Rp 1 juta mulai awal tahun depan karena dipicu menurunnya produksi nilam dunia. Sedangkan saat ini harga minyak nilam Aceh masih berkisar Rp 350.000-Rp 400.000/kg di tingkat pedagang pengumpul.

“Ini peluang yang perlu dicermati masyarakat Aceh, terutama petani nilam. Apalagi nilam Aceh dikenal mutunya terbaik di dunia,” kata Wagub Aceh, Muhammad Nazar kepada wartawan seusai membuka acara pembentukan Forum Perlindungan Nilam Aceh dan rencana sertifikasi indikasi geografis nilam Aceh di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur, Senin (21/11).

Sumber dari Asosiasi Minyak Atsiri Indonesia menyebutkan, produksi minyak nilam Indonesia tahun 2011 hanya mampu mencapai 800 ton, padahal tahun lalu mampu memproduksi 1.000 ton. Sedangkan kebutuhan minyak nilam dunia sebanyak 1.500 ton per tahun, dari jumlah itu sebanyak 70 persen dipasok oleh Indonesia. “Dari jumlah produksi minyak nilam Indonesia itu, sebanyak 30-45 persen merupakan nilam yang dihasilkan petani Aceh,” kata Wagub Muhammad Nazar.


Menurut Wagub Muhammad Nazar, Pemerintah Aceh sedang berupaya untuk mematenkan nilam Aceh yang dikenal terbaik di dunia berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Institut Pertanian Bogor (IPB). Langkah ini sebagai bentuk melindungi kekayaan indikasi geografis hasil pertanian yang dimiliki daerah ini. “Kalau ini berhasil, merupakan yang kedua dilakukan Aceh setelah kopi arabica Gayo,” kata Nazar.

Bupati Aceh Jaya, Ir Azhar Abdurrahman kepada Serambi secara terpisah mengatakan, yang harus dilakukan pemerintah saat ini bukan memberdayakan petani nilam di Aceh untuk bisa meningkatkan produksi tetapi bagaimana menjamin harga nilam yang wajar dinikmati petani.

Menurut Azhar, soal produksi nilam Aceh tidak perlu dikuatirkan sebab petani nilam Aceh sudah pintar membudidayakan nilam secara baik. “Kalau harga bagus petani akan ramai-ramai menanamnya. Kalau sudah banyak yang tanam pasti produksi akan meningkat,” kata Azhar yang daerahnya termasuk salah satu penghasil nilam terbaik.

Azhar meyakini, naik turunnya harga minyak nilam secara drastis lantaran ada calo minyak nilam yang bermain, apalagi pangsa pasar nilam Aceh hanya bertumpu ke Medan. “Saya kira mata rantai perdagangan ini yang perlu dipotong. Artinya bagaimana bisa diupayakan nilam Aceh mampu diekspor langsung ke negara tujuan dan tidak lagi melalui perantara atau agen yang ada di Medan atau Singapura seperti yang terjadi selama ini,” katanya.

Azhar menyarankan program pemerintah ke depan yang perlu dilakukan adalah membina pengusaha yang kokoh dari pada menciptakan 1.000 petani yang tangguh. “Kalau ada seorang saudagar Aceh yang mampu menampung dan mengekspor langsung nilam ke negara tujuan, saya kira sudah selesai masalah ini,” kata Azhar.(sup)

Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2011/11/22/harga-minyak-nilam-bisa-tembus-rp-1-juta

Teknik Baru Suling Nilam Rendemen 5 Kali Lipat

Teknik Baru Suling Nilam Rendemen 5 Kali Lipat


Penyuling rata-rata membutuhkan 50 kg daun nilam untuk memperoleh 1 kg minyak. Herdi Waluyo hanya memerlukan maksimal 10 kg daun. Luar biasa, rendemen penyulingan naik fantastis: minimal 5 kali lipat.




Sumber : http://www.trubus-online.co.id/trindo7/index.php?option=com_content&view=article&id=5887:teknik-baru-suling-nilam-rendemen-5-kali-lipat&catid=81:topik&Itemid=520


Alat penyulingan atau destilasi minyak nilam dan minyak atsiri


Alat penyulingan/ destilasi minyak nilam dan minyak atsiri

1. Alat penyulingan / destilasi minyak nilam dan minyak atsiri terbuat dari bahan baja dan stainless steel, dengan berbagai ukuran, yang dilengkapi dengan sistim pencegah kondensasi ( sistimjaket) dan penyebar uap guna meningkatkan rendemen minyak atsiri. harga tergantung ukuran dan bahan...

Keterangan gambar :

1. tutup atas tangki bahan stainless steel tebal 2mm dengan baut pengikat bahan ss
2. pipa pengeluaran destilat dan pipa pendingin bahan aluminium, diameter 3in; 2in; dan 1in panjang total 42m
3. sarangan bahan ss tebal 2mm disanggah siku 3x3cm
4. pipa kontrol ketinggian air maksimal dan buang uap dilengkapi dengan valve
5. pipa tap dilengkapi dengan valve
6. pipa api 3 unit bahan ss tebal 2mm diameter 20cm dan 15 cm.
7. pipa pemasukan air dilengkapi dengan valve bahan ss diameter 2in
8. pipa kontrol ketinggian air minimal, diameter 1in panjang 3m
9. ruang putar api keliling tangki bahan ss
10. Cerobong bahan besi diameter 30cm, panjang 5 m.

Catatan :
1. kolam pendingin terdiri dari 2 kolam, 4x4m dan 2x4m kedalaman air 1m dengan total volume air 24m3, dengan asumsi dalam 1hari 3x masak ( tanggungan pembeli)
2. bahan bakar bahan kayu atau batubara
3. dapur pembakaran bahan pasangan batu merah dengan landasan pembakaran bahan per mobil atau rel kereta ( tanggungan pembeli ) gambar dapur akan diberikan.
4. untuk kapasitas daun nilam 200kg ukuran tangki tinggi 240cm dan diameter 150cm bahan stainless steel. Harga rp60juta
5. untuk kapasitas daun nilam 100kg ukuran tangki tinggi 210cm dan diameter 115cm bahan stailess steel. Harga rp40juta
6. ongkos kirim belum termasuk.
7. proses penyulingan berlangsung 4 jam tidak termasuk bongkar muat bahan.
8. hasil minyak berkisar 2, 5% tergantung kualitas bahan baku dan cara penjemuran.

Pengoperasian alat:
1. katup pipa no 4 dibuka, isi tangki dengan air dengan membuka katup pipa no 7, sampai ketinggian air keluar dari pipa kontrol no 4. tutup katup pipa 7 dan katup pipa no 4.
2. masukkan daun nilam yang sudah dicacah kedalam tangki suling dengan kepadatan merata.
3. tutup tangki dengan rapat menggunakan baut yang tersedia. Pengencangan baut harus seimbang bersilang.
4. nyalakan pengapian dengan stabil dengan nyala masimal.
5. dalam waktu 30 menit destilat sudah keluar melalui pipa no 2 dan destilat tertampung pada pemisah minyak dan air
6. antara 1, 5-2jam air dalam tangki harus ditambah ditandai dengan bunyi pada pada pipa kontrol no 8
7. untuk isi air tambahan, kecilkan api seminim mungkin, buka katup pipa no 4 sisa uap keluar sampai habis, buka katup pipa isis no 7 sampai air meluber pada pipa no 4. tutup katup pipa no 4 dan no 7. pengapian dibesarkan lagi.
8. setelah 2 jam lagi ( total 4jam) pipa kontrol no 8 berbunyi tanda prose penyulingan telah selesai.
9. amati keluaran destilat pada pipa no 2, jika sudah tidak ada keluar destilat, maka tutup atas tangki suling bisa dibuka untuk mengeluarkan daun nilam yang sudah disuling.
10. minyak nilam pada tangki pemisah minyak bisa diambil terletak pada bagian atas.

Achmad Bisri, Surabaya 2008. telp 031-8298549/ 08882617317 . Jl. Jambangan baru 5 no.3-B Surabaya


Sumber : http://surabaya.indonetwork.co.id/cvrezasurabaya/211451/alat-penyulingan-minyak-nilam-dan-minyak-atsiri.htm

Alat Penyulingan Minyak Nilam



Alat Penyulingan Minyak Nilam

Alat penyulingan/ destilasi minyak nilam dan minyak atsiri
1. Alat penyulingan / destilasi minyak nilam dan minyak atsiri terbuat dari bahan baja dan stainless steel, dengan berbagai ukuran, yang dilengkapi dengan sistim pencegah kondensasi ( sistimjaket) dan penyebar uap guna meningkatkan rendemen minyak atsiri. harga tergantung ukuran dan bahan.

Keterangan gambar :

1. tutup atas tangki bahan stainless steel tebal 2mm dengan baut pengikat bahan ss
2. pipa pengeluaran destilat dan pipa pendingin bahan aluminium, diameter 3in; 2in; dan 1in panjang total 42m
3. sarangan bahan ss tebal 2mm disanggah siku 3x3cm
4. pipa kontrol ketinggian air maksimal dan buang uap dilengkapi dengan valve
5. pipa tap dilengkapi dengan valve
6. pipa api 3 unit bahan ss tebal 2mm diameter 20cm dan 15 cm.
7. pipa pemasukan air dilengkapi dengan valve bahan ss diameter 2in
8. pipa kontrol ketinggian air minimal, diameter 1in panjang 3m
9. ruang putar api keliling tangki bahan ss
10. Cerobong bahan besi diameter 30cm, panjang 5 m.

Catatan :
1. kolam pendingin terdiri dari 2 kolam, 4x4m dan 2x4m kedalaman air 1m dengan total volume air 24m3, dengan asumsi dalam 1hari 3x masak ( tanggungan pembeli)
2. bahan bakar bahan kayu atau batubara
3. dapur pembakaran bahan pasangan batu merah dengan landasan pembakaran bahan per mobil atau rel kereta ( tanggungan pembeli ) gambar dapur akan diberikan.
4. untuk kapasitas daun nilam 200kg ukuran tangki tinggi 240cm dan diameter 150cm bahan stainless steel. Harga rp60juta
5. untuk kapasitas daun nilam 100kg ukuran tangki tinggi 210cm dan diameter 115cm bahan stailess steel. Harga rp40juta
6. ongkos kirim belum termasuk.
7. proses penyulingan berlangsung 4 jam tidak termasuk bongkar muat bahan.
8. hasil minyak berkisar 2, 5% tergantung kualitas bahan baku dan cara penjemuran.

Pengoperasian alat:
1. katup pipa no 4 dibuka, isi tangki dengan air dengan membuka katup pipa no 7, sampai ketinggian air keluar dari pipa kontrol no 4. tutup katup pipa 7 dan katup pipa no 4.
2. masukkan daun nilam yang sudah dicacah kedalam tangki suling dengan kepadatan merata.
3. tutup tangki dengan rapat menggunakan baut yang tersedia. Pengencangan baut harus seimbang bersilang.
4. nyalakan pengapian dengan stabil dengan nyala masimal.
5. dalam waktu 30 menit destilat sudah keluar melalui pipa no 2 dan destilat tertampung pada pemisah minyak dan air
6. antara 1, 5-2jam air dalam tangki harus ditambah ditandai dengan bunyi pada pada pipa kontrol no 8
7. untuk isi air tambahan, kecilkan api seminim mungkin, buka katup pipa no 4 sisa uap keluar sampai habis, buka katup pipa isis no 7 sampai air meluber pada pipa no 4. tutup katup pipa no 4 dan no 7. pengapian dibesarkan lagi.
8. setelah 2 jam lagi ( total 4jam) pipa kontrol no 8 berbunyi tanda prose penyulingan telah selesai.
9. amati keluaran destilat pada pipa no 2, jika sudah tidak ada keluar destilat, maka tutup atas tangki suling bisa dibuka untuk mengeluarkan daun nilam yang sudah disuling.
10. minyak nilam pada tangki pemisah minyak bisa diambil terletak pada bagian atas.

Faizal Reza, Surabaya. telp 083813841520, 085735872230
Office : 0318554394 . Jl. Karang Rejo 4/ 35 Surabaya

Sumber : http://indonetwork.co.id/CVReza/3094311/harga-penyulingan-minyak-nilam.htm

Kebun Nilam yang subur dan siap panen di Sebatik Kabupaten Nunukan


Minggu, 29 Januari 2012

Potensi Nilam di Kabupaten Nunukan
















Nilam masuk dalam 8 Jenis Tumbuhan yang memiliki nilai ekonomis tinggi

8 Jenis Tumbuhan yang memiliki nilai ekonomis tinggi

1. Koka
Tumbuhan Koka atau nama dengan latin Erythroxy coca merupakan tanaman yang menjadi bahan baku pembuatan obat bius yang lebih lazim kita sebut dengan kokain. Kokaina adalah senyawa sintetis yg memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat. Kokaina merupakan alkaloid. Tanaman koka sendiri berasal dari Amerika Selatan. Daunnya biasa dikunyah oleh penduduk setempat untuk mendapatkan “efek stimulan”.
Saat ini kokaina masih digunakan sebagai anestetik lokal, khususnya untuk pembedahan mata, hidung dan tenggorokan, karena efek vasokonstriksif-nya juga membantu. Kokain diklasifikasikan sebagai suatu narkotika, bersama dengan morfin dan heroin karena efek adiktif.


2. Opium
Opium, atau candu adalah getah bahan baku narkotika yang diperoleh dari buah candu (Papaver somniferum L. atau P. paeoniflorum) yang belum matang.
Opium merupakan tanaman semusim yang hanya bisa dibudidayakan di pegunungan kawasan subtropis. Tinggi tanaman hanya sekitar satu meter. Daunnya jorong dengan tepi bergerigi. Bunga opium bertangkai panjang dan keluar dari ujung ranting. Satu tangkai hanya terdiri dari satu bunga dnegan kuntum bermahkota putih, ungu, dengan pangkal putih serta merah cerah. Bunga opium sangat indah hingga beberapa spesies Papaver lazim dijadikan tanaman hias. Buah opium berupa bulatan sebesar bola pingpong bewarna hijau.
Morfin adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat dan merupakan agen aktif utama yang ditemukan pada opium. Morfina bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menghilangkan sakit. Efek samping morfina antara lain adalah penurunan kesadaran, euforia, rasa kantuk, lesu, dan penglihatan kabur. Morfina juga mengurangi rasa lapar, merangsang batuk, dan meyebabkan konstipasi. Morfina menimbulkan ketergantungan tinggi dibandingkan zat-zat lainnya. Pasien ketergantungan morfina juga dilaporkan menderita insomnia dan mimpi buruk.

3. white truffles
Mungkin di antara kita hanya sebagian kecil yang tahu bahwa di dunia ini ada sejenis jamur yang harga per ponnya (setara 0,5 kg) bisa mencapai 2.500 dolar AS atau sekitar Rp 17,5 juta. Dengan harganya yang “supermahal” itu, menjadikan jamur tersebut sebagai makanan termahal kedua setelah kaviar. Jamur ini disebut sebagai white truffles atau varian lain yang sedikit lebih murah dibawahnya, yaitu black truffles.

White truffle atau biasa juga disebut Alba Truffle berasal dari sebuah wilayah bernama Piedmont di Italia Utara. Jenis jamur ini juga bisa ditemukan di Kroasia, tepatnya di hutan Motovun di semenanjung Istria, sepanjang Sungai Mirna.



4. Saffron
Kuma-kuma atau safron (saffron) adalah nama untuk rempah-rempah dari bunga Crocus sativus, sekaligus nama umum untuk tanaman Crocus sativus dari marga crocus famili Iridaceae.
Bunga kuma-kuma memiliki tiga kepala putik (stigma) yang terletak distal terhadap daun buah. Bagian tangkai putik, yang menghubungkan stigma dengan bagian bunga paling dalam, sering dikeringkan dan disebut safron yang dipakai sebagai bumbu masakan dan bahan pewarna.
Tanaman kuma-kuma berasal dari Asia Barat Daya, dan safron bertahan sebagai komoditas rempah menurut timbangan berat yang termahal di dunia selama beberapa dekade. Tanaman ini pertama kali dibudidayakan di sekitar Yunani.
Safron memiliki rasa khas sedikit pahit dan berbau harum seperti iodoform atau rumput kering yang disebabkan zat kimia bernama picrocrocin dan safranal. Safron mengandung crocin, salah satu bahan pewarna karotenoid yang membuat makanan menjadi kuning keemasan. Warna kuning terang safron menjadikannya sebagai rempah-rempah yang paling banyak dicari orang di dunia. Dalam pengobatan tradisional, safron digunakan sebagai obat berbagai macam penyakit.
Dalam bahasa Melayu, safron disebut koma-koma dan merupakan bumbu yang membuat nasi briyani (nasi beryani) menjadi berwarna kuning. Dalam bahasa Arab, safron ini disebut Za'faran (زَعْفَرَان), yang berasal dari kata aṣfar (أَصْفَر) yang berarti "kuning". Dalam bahasa Inggris ditulis sebagai saffron, diambil dari bahasa Perancis Kuna safran yang berasal dari bahasa Latin safranum.

5. Zaitun
Zaitun (Olea europaea) adalah pohon kecil tahunan dan hijau abadi, yang buah mudanya dapat dimakan mentah ataupun sesudah diawetkan sebagai penyegar. Buahnya yang tua diperas dan minyaknya diekstrak menjadi minyak zaitun yang dapat dipergunakan untuk berbagai macam keperluan. Zaitun adalah anggota suku Oleaceae.
Banyak manfaat dari pohon zaitun ini. Selain buahnya yang enak, kayu dari pohon zaitun juga sangat bagus, keras dan indah. Selain untuk dimakan buah zaitun juga digunakan sebagai penyedap makanan. Apabila diperas buahnya, kita dapat memperoleh minyaknya. Minyak ini dapat digunakan sebagai bumbu salad dan belakangan banyak digunakan untuk bahan kosmetik yang dapat menjaga kelembaban dan kekencangan kulit sehingga diyakini dapat menjadikan kulit awet muda.


6. Ginseng
Ginseng (Panax) adalah sejenis terna berkhasiat obat yang termasuk dalam suku Araliaceae. Ginseng tumbuh di wilayah belahan bumi utara terutama di Siberia, Manchuria, Korea, dan Amerika Serikat. Jenis ginseng tropis dapat ditemukan di Vietnam, yaitu Panax vietnamensis. Nama "ginseng" diambil dari bahasa Inggris, yang dibaca mengikuti lafal bahasa Kanton, jên shên, yang dalam bahasa Mandarin dibaca "ren shen", yang berarti duplikat manusia, karena bentuk akarnya yang kerap menyerupai manusia.
Ginseng sering kali digunakan dalam pengobatan tradisional. Akar tanaman ini dapat memperbaiki aliran dan meningkatkan produksi sel darah merah, serta membantu pemulihan dari penyakit.


7. Ganja
Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada bijinya, tetrahidrokanabinol (THC, tetra-hydro-cannabinol) yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).
Ganja menjadi simbol budaya hippies yang pernah populer di Amerika Serikat. Hal ini biasanya dilambangkan dengan daun ganja yang berbentuk khas. Selain itu ganja dan opium juga didengungkan sebagai simbol perlawanan terhadap arus globalisme yang dipaksakan negara kapitalis terhadap negara berkembang. Di India, sebagian Sadhu yang menyembah dewa Shiva menggunakan produk derivatif ganja untuk melakukan ritual penyembahan dengan cara menghisap Hashish melalui pipa Chilam/Chillum, dan dengan meminum Bhang.


8. Nilam
Nilam (Pogostemon cablin Benth.) adalah suatu semak tropis penghasil sejenis minyak atsiri yang dinamakan sama (minyak nilam). Dalam perdagangan internasional, minyak nilam dikenal sebagai minyak patchouli (dari bahasa Tamil patchai (hijau) dan ellai (daun), karena minyaknya disuling dari daun). Aroma minyak nilam dikenal 'berat' dan 'kuat' dan telah berabad-abad digunakan sebagai wangi-wangian (parfum) dan bahan dupa atau setanggi pada tradisi timur. Harga jual minyak nilam termasuk yang tertinggi apabila dibandingkan dengan minyak atsiri lainnya.
Tumbuhan nilam berupa semak yang bisa mencapai satu meter. Tumbuhan ini menyukai suasana teduh, hangat, dan lembab. Mudah layu jika terkena sinar matahari langsung atau kekurangan air. Bunganya menyebarkan bau wangi yang kuat. Bijinya kecil. Perbanyakan biasanya dilakukan secara vegetatif.

(Dari berbagai sumber)
Sumber : http://terakreditasi.blogspot.com/2011/01/8-jenis-tumbuhan-yang-memiliki-nilai.html