Sabtu, 11 Februari 2012

Surga Nilam di Latoma KendariSulawesi Tenggara

Surga Nilam di Latoma


Pernah dengan nama NILAM? Pasti pernah. Ada orang-orang di sekitar kita, entah anak, saudara, teman atau sejawat yang memiliki nama NILAM. Namun apakah ada yang tahu mengenai NILAM yang sebenarnya?

Ketika mendengar kata NILAM, saya berpikir NILAM adalah barang yang sangat berharga. Begitu juga jika seseorang memiliki nama NILAM, pasti namanya memiliki arti yang sangat indah. Mungkin karena kata NILAM sering digabungkan dengan kata PERMATA, menjadi NILAM PERMATA, sehingga saya pun berasumsi seperti tadi. Namun saya pun belum mengetahui seperti apa wujud benda NILAM itu. Apakah seperti EMAS, BERLIAN, atau BATU BERHARGA? Dan ternyata pertanyaan saya pun terjawab ketika saya mengunjungi Latoma, Kendari.

Ketika mobil kami mencapai Desa Pinole, Latoma, Kendari, kami melihat sekelompok masyarakat yang sedang meracik dedaunan hasil panen mereka. Hanya saja saya belum tahu dedaunan apa yang sedang mereka iris-iris. Ibu Nova, salah seorang adviser di Tim kami memberitahu saya bahwa kalau mereka sedang memanen tanaman NILAM yang nantinya akan dijual untuk dijadikan bahan minyak wangi dan minyak atsiri.

Saya takjub, oh jadi NILAM adalah nama dari tumbuhan toh! Bodoh sekali saya ini. Tidak tahu kalau NILAM adalah jenis tumbuhan yang dijadikan sebagai salah satu bahan utama dalam pembuatan minyak atsiri. Menurut wikipedia, Nilam (Pogostemon cablin Benth.) adalah suatu semak tropis penghasil sejenis minyak atsiri yang dinamakan sama (minyak nilam). Dalam perdagangan internasional, minyak nilam dikenal sebagai minyak patchouli (dari bahasa Tamil patchai (hijau) dan ellai (daun), karena minyaknya disuling dari daun). Aroma minyak nilam dikenal ‘berat’ dan ‘kuat’ dan telah berabad-abad digunakan sebagai wangi-wangian (parfum) dan bahan dupa atau setanggi pada tradisi timur. Harga jual minyak nilam termasuk yang tertinggi apabila dibandingkan dengan minyak atsiri lainnya. Tumbuhan nilam berupa semak yang bisa mencapai satu meter. Tumbuhan ini menyukai suasana teduh, hangat, dan lembab. Mudah layu jika terkena sinar matahari langsung atau kekurangan air. Bunganya menyebarkan bau wangi yang kuat. Bijinya kecil. Perbanyakan biasanya dilakukan secara vegetatif.Akhirnya saya pun ikut excited dan langsung mengikuti jejak ibu Nova untuk mengambil beberapa gambar dari tumbuhan NILAM dan masyarakat yang sedang memanen dan meraciknya. Berikut dibawah ini saya pamerkan gambar-gambarnya yang lokasinya tidak hanya saya ambil di Desa Pinole namun juga di desa lain di Desa Angonga yang masih termasuk wilayah Kecamatan Latoma, Kendari. cekidot ;)

Masyarakat Desa Pinole sedang meracik NILAM sebelum siap dipasarkan.
Tumbuhan NILAM dan Dedaunan NILAM yang sedang dijemur dibawah terik matahari setelah dipanen.

Seorang ibu di Desa Angonga sedang menanam bibit NILAM di polybag.


Sumber : http://dhila13.wordpress.com/2011/09/30/surga-nilam-di-latoma/

Nilam Aceh akan Dipatenkan

Harga Minyak Nilam Bisa Tembus Rp 1 Juta

Wagub: Nilam Aceh akan Dipatenkan

BANDA ACEH - Harga minyak nilam diprediksi bisa mencapai Rp 1 juta mulai awal tahun depan karena dipicu menurunnya produksi nilam dunia. Sedangkan saat ini harga minyak nilam Aceh masih berkisar Rp 350.000-Rp 400.000/kg di tingkat pedagang pengumpul.

“Ini peluang yang perlu dicermati masyarakat Aceh, terutama petani nilam. Apalagi nilam Aceh dikenal mutunya terbaik di dunia,” kata Wagub Aceh, Muhammad Nazar kepada wartawan seusai membuka acara pembentukan Forum Perlindungan Nilam Aceh dan rencana sertifikasi indikasi geografis nilam Aceh di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur, Senin (21/11).

Sumber dari Asosiasi Minyak Atsiri Indonesia menyebutkan, produksi minyak nilam Indonesia tahun 2011 hanya mampu mencapai 800 ton, padahal tahun lalu mampu memproduksi 1.000 ton. Sedangkan kebutuhan minyak nilam dunia sebanyak 1.500 ton per tahun, dari jumlah itu sebanyak 70 persen dipasok oleh Indonesia. “Dari jumlah produksi minyak nilam Indonesia itu, sebanyak 30-45 persen merupakan nilam yang dihasilkan petani Aceh,” kata Wagub Muhammad Nazar.


Menurut Wagub Muhammad Nazar, Pemerintah Aceh sedang berupaya untuk mematenkan nilam Aceh yang dikenal terbaik di dunia berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan Institut Pertanian Bogor (IPB). Langkah ini sebagai bentuk melindungi kekayaan indikasi geografis hasil pertanian yang dimiliki daerah ini. “Kalau ini berhasil, merupakan yang kedua dilakukan Aceh setelah kopi arabica Gayo,” kata Nazar.

Bupati Aceh Jaya, Ir Azhar Abdurrahman kepada Serambi secara terpisah mengatakan, yang harus dilakukan pemerintah saat ini bukan memberdayakan petani nilam di Aceh untuk bisa meningkatkan produksi tetapi bagaimana menjamin harga nilam yang wajar dinikmati petani.

Menurut Azhar, soal produksi nilam Aceh tidak perlu dikuatirkan sebab petani nilam Aceh sudah pintar membudidayakan nilam secara baik. “Kalau harga bagus petani akan ramai-ramai menanamnya. Kalau sudah banyak yang tanam pasti produksi akan meningkat,” kata Azhar yang daerahnya termasuk salah satu penghasil nilam terbaik.

Azhar meyakini, naik turunnya harga minyak nilam secara drastis lantaran ada calo minyak nilam yang bermain, apalagi pangsa pasar nilam Aceh hanya bertumpu ke Medan. “Saya kira mata rantai perdagangan ini yang perlu dipotong. Artinya bagaimana bisa diupayakan nilam Aceh mampu diekspor langsung ke negara tujuan dan tidak lagi melalui perantara atau agen yang ada di Medan atau Singapura seperti yang terjadi selama ini,” katanya.

Azhar menyarankan program pemerintah ke depan yang perlu dilakukan adalah membina pengusaha yang kokoh dari pada menciptakan 1.000 petani yang tangguh. “Kalau ada seorang saudagar Aceh yang mampu menampung dan mengekspor langsung nilam ke negara tujuan, saya kira sudah selesai masalah ini,” kata Azhar.(sup)

Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2011/11/22/harga-minyak-nilam-bisa-tembus-rp-1-juta

Teknik Baru Suling Nilam Rendemen 5 Kali Lipat

Teknik Baru Suling Nilam Rendemen 5 Kali Lipat


Penyuling rata-rata membutuhkan 50 kg daun nilam untuk memperoleh 1 kg minyak. Herdi Waluyo hanya memerlukan maksimal 10 kg daun. Luar biasa, rendemen penyulingan naik fantastis: minimal 5 kali lipat.




Sumber : http://www.trubus-online.co.id/trindo7/index.php?option=com_content&view=article&id=5887:teknik-baru-suling-nilam-rendemen-5-kali-lipat&catid=81:topik&Itemid=520


Alat penyulingan atau destilasi minyak nilam dan minyak atsiri


Alat penyulingan/ destilasi minyak nilam dan minyak atsiri

1. Alat penyulingan / destilasi minyak nilam dan minyak atsiri terbuat dari bahan baja dan stainless steel, dengan berbagai ukuran, yang dilengkapi dengan sistim pencegah kondensasi ( sistimjaket) dan penyebar uap guna meningkatkan rendemen minyak atsiri. harga tergantung ukuran dan bahan...

Keterangan gambar :

1. tutup atas tangki bahan stainless steel tebal 2mm dengan baut pengikat bahan ss
2. pipa pengeluaran destilat dan pipa pendingin bahan aluminium, diameter 3in; 2in; dan 1in panjang total 42m
3. sarangan bahan ss tebal 2mm disanggah siku 3x3cm
4. pipa kontrol ketinggian air maksimal dan buang uap dilengkapi dengan valve
5. pipa tap dilengkapi dengan valve
6. pipa api 3 unit bahan ss tebal 2mm diameter 20cm dan 15 cm.
7. pipa pemasukan air dilengkapi dengan valve bahan ss diameter 2in
8. pipa kontrol ketinggian air minimal, diameter 1in panjang 3m
9. ruang putar api keliling tangki bahan ss
10. Cerobong bahan besi diameter 30cm, panjang 5 m.

Catatan :
1. kolam pendingin terdiri dari 2 kolam, 4x4m dan 2x4m kedalaman air 1m dengan total volume air 24m3, dengan asumsi dalam 1hari 3x masak ( tanggungan pembeli)
2. bahan bakar bahan kayu atau batubara
3. dapur pembakaran bahan pasangan batu merah dengan landasan pembakaran bahan per mobil atau rel kereta ( tanggungan pembeli ) gambar dapur akan diberikan.
4. untuk kapasitas daun nilam 200kg ukuran tangki tinggi 240cm dan diameter 150cm bahan stainless steel. Harga rp60juta
5. untuk kapasitas daun nilam 100kg ukuran tangki tinggi 210cm dan diameter 115cm bahan stailess steel. Harga rp40juta
6. ongkos kirim belum termasuk.
7. proses penyulingan berlangsung 4 jam tidak termasuk bongkar muat bahan.
8. hasil minyak berkisar 2, 5% tergantung kualitas bahan baku dan cara penjemuran.

Pengoperasian alat:
1. katup pipa no 4 dibuka, isi tangki dengan air dengan membuka katup pipa no 7, sampai ketinggian air keluar dari pipa kontrol no 4. tutup katup pipa 7 dan katup pipa no 4.
2. masukkan daun nilam yang sudah dicacah kedalam tangki suling dengan kepadatan merata.
3. tutup tangki dengan rapat menggunakan baut yang tersedia. Pengencangan baut harus seimbang bersilang.
4. nyalakan pengapian dengan stabil dengan nyala masimal.
5. dalam waktu 30 menit destilat sudah keluar melalui pipa no 2 dan destilat tertampung pada pemisah minyak dan air
6. antara 1, 5-2jam air dalam tangki harus ditambah ditandai dengan bunyi pada pada pipa kontrol no 8
7. untuk isi air tambahan, kecilkan api seminim mungkin, buka katup pipa no 4 sisa uap keluar sampai habis, buka katup pipa isis no 7 sampai air meluber pada pipa no 4. tutup katup pipa no 4 dan no 7. pengapian dibesarkan lagi.
8. setelah 2 jam lagi ( total 4jam) pipa kontrol no 8 berbunyi tanda prose penyulingan telah selesai.
9. amati keluaran destilat pada pipa no 2, jika sudah tidak ada keluar destilat, maka tutup atas tangki suling bisa dibuka untuk mengeluarkan daun nilam yang sudah disuling.
10. minyak nilam pada tangki pemisah minyak bisa diambil terletak pada bagian atas.

Achmad Bisri, Surabaya 2008. telp 031-8298549/ 08882617317 . Jl. Jambangan baru 5 no.3-B Surabaya


Sumber : http://surabaya.indonetwork.co.id/cvrezasurabaya/211451/alat-penyulingan-minyak-nilam-dan-minyak-atsiri.htm

Alat Penyulingan Minyak Nilam



Alat Penyulingan Minyak Nilam

Alat penyulingan/ destilasi minyak nilam dan minyak atsiri
1. Alat penyulingan / destilasi minyak nilam dan minyak atsiri terbuat dari bahan baja dan stainless steel, dengan berbagai ukuran, yang dilengkapi dengan sistim pencegah kondensasi ( sistimjaket) dan penyebar uap guna meningkatkan rendemen minyak atsiri. harga tergantung ukuran dan bahan.

Keterangan gambar :

1. tutup atas tangki bahan stainless steel tebal 2mm dengan baut pengikat bahan ss
2. pipa pengeluaran destilat dan pipa pendingin bahan aluminium, diameter 3in; 2in; dan 1in panjang total 42m
3. sarangan bahan ss tebal 2mm disanggah siku 3x3cm
4. pipa kontrol ketinggian air maksimal dan buang uap dilengkapi dengan valve
5. pipa tap dilengkapi dengan valve
6. pipa api 3 unit bahan ss tebal 2mm diameter 20cm dan 15 cm.
7. pipa pemasukan air dilengkapi dengan valve bahan ss diameter 2in
8. pipa kontrol ketinggian air minimal, diameter 1in panjang 3m
9. ruang putar api keliling tangki bahan ss
10. Cerobong bahan besi diameter 30cm, panjang 5 m.

Catatan :
1. kolam pendingin terdiri dari 2 kolam, 4x4m dan 2x4m kedalaman air 1m dengan total volume air 24m3, dengan asumsi dalam 1hari 3x masak ( tanggungan pembeli)
2. bahan bakar bahan kayu atau batubara
3. dapur pembakaran bahan pasangan batu merah dengan landasan pembakaran bahan per mobil atau rel kereta ( tanggungan pembeli ) gambar dapur akan diberikan.
4. untuk kapasitas daun nilam 200kg ukuran tangki tinggi 240cm dan diameter 150cm bahan stainless steel. Harga rp60juta
5. untuk kapasitas daun nilam 100kg ukuran tangki tinggi 210cm dan diameter 115cm bahan stailess steel. Harga rp40juta
6. ongkos kirim belum termasuk.
7. proses penyulingan berlangsung 4 jam tidak termasuk bongkar muat bahan.
8. hasil minyak berkisar 2, 5% tergantung kualitas bahan baku dan cara penjemuran.

Pengoperasian alat:
1. katup pipa no 4 dibuka, isi tangki dengan air dengan membuka katup pipa no 7, sampai ketinggian air keluar dari pipa kontrol no 4. tutup katup pipa 7 dan katup pipa no 4.
2. masukkan daun nilam yang sudah dicacah kedalam tangki suling dengan kepadatan merata.
3. tutup tangki dengan rapat menggunakan baut yang tersedia. Pengencangan baut harus seimbang bersilang.
4. nyalakan pengapian dengan stabil dengan nyala masimal.
5. dalam waktu 30 menit destilat sudah keluar melalui pipa no 2 dan destilat tertampung pada pemisah minyak dan air
6. antara 1, 5-2jam air dalam tangki harus ditambah ditandai dengan bunyi pada pada pipa kontrol no 8
7. untuk isi air tambahan, kecilkan api seminim mungkin, buka katup pipa no 4 sisa uap keluar sampai habis, buka katup pipa isis no 7 sampai air meluber pada pipa no 4. tutup katup pipa no 4 dan no 7. pengapian dibesarkan lagi.
8. setelah 2 jam lagi ( total 4jam) pipa kontrol no 8 berbunyi tanda prose penyulingan telah selesai.
9. amati keluaran destilat pada pipa no 2, jika sudah tidak ada keluar destilat, maka tutup atas tangki suling bisa dibuka untuk mengeluarkan daun nilam yang sudah disuling.
10. minyak nilam pada tangki pemisah minyak bisa diambil terletak pada bagian atas.

Faizal Reza, Surabaya. telp 083813841520, 085735872230
Office : 0318554394 . Jl. Karang Rejo 4/ 35 Surabaya

Sumber : http://indonetwork.co.id/CVReza/3094311/harga-penyulingan-minyak-nilam.htm

Kebun Nilam yang subur dan siap panen di Sebatik Kabupaten Nunukan